#Banner-ads { margin:0px; padding: 5px; text-align: center; width : 960px; } #Banner-ads img { margin: 7px 4px 4px 0px; padding: 3px; width : 100px; height : 100px; text-align: center; border: 1px solid #c0c0c0; } #Banner-ads img:hover { margin: 7px 4px 4px 0px; padding: 3px; text-align: center; border: 1px solid #333; }

Senin, 13 Mei 2013

Climate, Weather and Agriculture (Agroklimatologi)


Climate (Iklim) kondisi rata-rata cuaca berdasarkan waktu yang panjang untuk suatu lokasi di bumi atau planet lain. Iklim di suatu tempat di bumi dipengaruhi oleh letak geografis dan topografi tempat tersebut. Pengaruh posisi relatif matahari terhadap suatu tempat di bumi menimbulkan musim, suatu penciri yang membedakan iklim satu dari yang lain.
Weather (Cuaca) terdiri dari seluruh fenomena yang terjadi di atmosfer Bumi atau planet lain yang berlangsung beberapa hari. Cuaca terjadi karena suhu dan kelembaban yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Perbedaan ini bisa terjadi karena pemanasan Matahari yang berbeda dikarenakan perbedaan lintang bumi. Perbedaan yang tinggi antara suhu udara di daerah tropis dan daerah kutub bisa menimbulkan jet stream (). Cuaca di bumi juga dipengaruhi oleh hal-hal lain yang terjadi di angkasa, diantaranya adanya star’s corona (Angin Matahari).
Agriculture (Pertanian) merupakan campur tangan manusia yang berasal dari alam seeperti perikanan, perkebunan, tumbuhan, dan pertenakan agar memenuhi kebutuhan manusia. Ilmu pertanian mencakup ilmu biologi dan ilmu ekonomi, karena pertanian selalu terikat dengan ruang dan waktu, ilmu-ilmu pendukung, seperti ilmu tanah, meteorologi, permesinan pertanian, biokimia, dan statistika.
Antara iklim, cuaca, dan pertanian mempunyai hubungan yang erat dan saling mempengaruhi satu sama lain. Pengaruh dari ketiganya berdampak positif dan negatif. Berdampak positif terhadap banyaknya negara maju yang menggunakan teknologi tinggi,  pengelolaan yang baik, dan pemanfaatan iklim. Sedangkan berdampak negatif kepada negara-negara yang melkukan penyimpangan iklim. Penyimpangan iklim selalu mengancam sistem produksi pertanian. Ancaman tersebut tidak saja menyebabkan gangguan produksi, tetapi juga menggagalkan panen dalam luasan ratusan ribu hektar. Unsur-unsur yang diperlukan yaitu suhu, curah hujan, radiasi matahari, dan angin.